Warga Sanana Dibunuh di Semarang

Warga Sanana Dibunuh di Semarang

SEMARANG – Sadikin Uma Sangaji (35), seorang penghuni kos diduga tewas di tangan teman kosnya sendiri. Korban ditemukan tewas di kamar kos yang dia sewa di Jalan Untung Suropati No. 76A kavling 52, Ngaliyan, Semarang, Minggu (15/4) pukul 09.00 WIB.

Korban yang merupakan warga Desa Waitina, Kecamatan Mangoli Timur, Kabupaten Kepulauan Sula itu diduga tewas lantaran dibunuh oleh temannya sendiri bernama Hamsir (25). Pelaku Hamsir berasal dari daerah yang sama dengan korban. Korban dibunuh dengan luka tusuk di dada.

Temuan ini diketahui berawal oleh sesama penghuni kos juga bernama Zufri Al Mustafa (21). Saat itu, Zufri baru bangun tidur dan kemudian masuk ke dalam kamar korban yang cukup dikenalinya. Sesaat masuk ke dalam kamar pada pukul 09.00 WIB untuk mengambil charger HP, korban ditemukan sudah tidak bernafas.

“Terjadinya saya tidak tahu, soalnya masih tidur. Tiba-tiba saat saya bangun tidur dan kemudian masuk mau ngambil cas ke kamar dia (Korban), ternyata sudah tidak bernyawa,” ungkap Zufri.

Tahu akan hal itu, Zufri kemudian keluar dari kamar korban dan langsung menyampaikan kepada teman-teman di lingkungan kos dengan nafas terengah-engah. Saat masuk ke kamar untuk mengambil charger HP, Zufri melihat korban tergeletak dengan adanya luka bekas senjata tajam di tubuhnya.

“Kayak sudah pucat dan ada luka di dada kiri. Saat itu, saya panik dan seketika berteriak untuk memanggil teman-teman,” lanjutnya.

Atas temuan itu, ia bersama-sama teman sekos melaporkan peristiwa itu kepada petugas kepolisian terdekat. Beberapa menit setelah temuan, tim Unit Inafis Polrestabes Semarang mendatangi TKP. Namun di luar dugaan, ternyata pelaku pembunuhan langsung menyerahkan diri ke Mapolsek Semarang Barat. Karena tahu TKP berada di wilayah hukum Ngaliyan, Polsek Semarang Barat kemudian menyerahkan pelaku ke Polsek Ngaliyan.

Kapolsek Ngaliyan Kompol Donny Eko Listianto menuturkan kasus pembunuhan ini pelakunya adalah penghuni sesama kos dan saling kenal. Dalam hal ini, pihaknya belum mengetahui latar belakang dan motif di balik pembunuhan ini.

“Saling kenal. Asalnya juga berasal dari Kepulauan Sula. Kalau penyebabnya, saya kurang begitu tahu, soalnya masih pendalaman,” kata Kompol Donny saat dihubungi malam tadi.

Sebelum laporan itu masuk ke Polsek Ngaliyan, ternyata sang pelaku langsung menyerahkan diri ke Mapolsek Semarang Barat. Karena tahu TKP berada di wilayah hukum Ngaliyan, Polsek Semarang Barat kemudian menyerahkan Hamsir ke Polsek Ngaliyan.

“Ada luka tusuk di dada, satu luka tusukan. Ini kita masih di TKP mencari barang buktinya,” lanjutnya. Saat ini, pelaku masih ditahan di Mapolsek Ngaliyan dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Lebih lanjut, Kompol Donny belum bersedia menjelaskan secara rinci terkait kasus ini. (tri)

Categories: Hukum

About Author

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*