Salmin dan Darwis ‘Masuk Kandang’

Salmin dan Darwis ‘Masuk Kandang’

SOFIFI – Gubernur Maluku Utara Abdul Kani Kasuba lagi-lagi merombak pejabat eselon II dan III Pemprov Malut, Senin (27/8). Dalam perombakan itu, dua pejabat esalon II ‘masuk kandang’ yakni Salmin Janidin dan Darwis Pua.

Salmin yang sebelumnya menjabat Kepala Biro Hukum dan HAM didorong masuk Asisten Administrasi Umum Setda. Sementara Dariws yang sebelumnya Kepala Biro Umum digeser ke Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.

Sedangkan dua pejabat esalon II lainnya, Ismail Syahbudin yang sebelumnya Sekertaris Dinas Perhubungan diplot menjadi pejabat staf ahli gubernur bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan, serta Haerudin Djufri Asisten Administrasi Umum digeser menempati Pelaksana Sekertariat Daerah.

Pelantikan empat pejabat esalon II ini berdasarkan surat keputusan gubernur nomor: 821.2.22/KEP/JPTP/18/2018 bertanggal 24 Agustus 2018. Selain itu juga pelantikan 7 pejabat eselon III  untuk mengisi kekosongan jabatan.

Berdasarkan lampiran keputusan geburnur nomor: 821.2.23/KEP/ADM/19/2019 bertanggal 24 Agustus yakni, Gafarudin jabatan lama pelaksana pada Sekretariat Daerah jabatan baru Kabid Pengembangan Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Faisal Rumbia, pelaksana pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset dipindahkan menjadi Kabid Dokumentasi dan Penyuluhan Hukum pada Biro Hukum. Djunaidi Alting yang sebelumnya Kepala Bagian Dokumentasi dan Penyuluhan Hukum pada Biro Hukum dan HAM jabatan baru Kepala Bidang Ketertiban Umum Ketentraman dan Perlindungan Masyarakat pada Kantor Satuan Polisi Pamong Praja.

Mohamad Ridwan, pelaksana pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa naik menjadi Kabid Pembangunan dinas yang sama. Hasyim SSTP, pelaksana pada Biro Umum jabatan baru Kepala Bagian Administrasi Keuangan dan Aset pada Biro Umum. Jamaludin Wua, Kasubid keuangan RSUD Chasan Boesorie dimutasi ke Bagian Tata Usaha dan Rumah Tangga Biro Umum.

Yusuf Hamisi, Kabid Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa digeser menjadi  pelaksana pada dinas yang sama.

Gubernur mengatakan, rotasi dalam organisasi pemerintahan adalah hal umum. Ia menambahkan, menduduki jabatan sebagai pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat administrasi lingkup pemprov supaya melaksanakan tugas dan tanggungjawab yang diemban dengan sebaik-baiknya.

“Saya berharap pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan tugas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” harapnya. (fab)

Categories: Seputar Daerah

About Author

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*