PLN Pulihkan Pasokan Listrik di Sanana

PLN Pulihkan Pasokan Listrik di Sanana

JAKARTA– PT PLN (Persero) bergerak cepat dengan mendatangkan genset dari sejumlah daerah di Maluku Utara. Pasca terbakarnya lima unit di Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula pada Rabu malam (19/7, PLN segera mendatangkan genset.

Adapun pemulihan listrik akan dilakukan secara bertahap. Sebanyak 17 genset berkapasitas total 780 kW telah diberangkatkan ke Kepulauan Sula dan diperkirakan tiba pada Minggu (23/7).

Manajer Bidang SDM dan Umum Wilayah Maluku dan Maluku Utara Eddy Irawan mengatakan genset ini akan digunakan untuk menyuplai kebutuhan listrik di lokasi vital, seperti rumah sakit, dan kantor pemerintah.

Sementara genset 1 x 500 kW dari Dofa yang diberangkatkan dan genset 1 x 1.000 kW dari Ternate yang diberangkatkan akan digunakan untuk menyuplai kebutuhan listrik masyarakat setempat.

“Untuk mencapai Kepulauan Sula, mesin-mesin genset tak hanya menempuh perjalanan darat namun juga perjalanan laut selama 36-48 jam,” terangnya.

Selain mendatangkan genset, sedikitnya 40 personel PLN yang terdiri dari tim teknis dan tim non teknis pun diturunkan guna mempercepat pemulihan listrik. Personel-personel ini berasal dari PLN Area Ambon, Sofifi, Masohi, dan Ternate.

Dalam menghadapi kondisi darurat ini, kata Eddy, PLN tengah berkoordinasi dengan kepolisian, bupati, DPRD, dan instansi-instansi lain setempat guna mendukung kebutuhan listrik dan air masyarakat. Selain itu, PLN juga akan membangun posko di sejumlah titik.

“Penyebab terbakarnya PLTD masih dalam penyelidikan aparat. PLN mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. PLN akan bergerak cepat untuk memulihkan kondisi kelistrikan di Kepulauan Sula. Kami telah berkoordinasi dengan sejumah pihak,” ungkapnya.

Kelima mesin PLTD yang terbakar merupakan pembangkit yang dimiliki dan dioperasikan oleh PT Makasar Energi Powerindo. Empat mesin yang masing-masing berkapasitas 1.000 kW dan 1 mesin berkapasitas 500 kW ini merupakan sumber listrik sekitar 14.000 pelanggan di Sula. Hingga Juni 2018, Sula memiliki daya mampu sebesar 3.800 kW dengan Beban Puncak 3.100 kW.

LIMA unit mesin PLN Rayon Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, terbakar pada Rabu (19/7) malam

Diberitakan sebelumnya, lima unit mesin listrik PLN Ranting Sanana terbakar pukul 21.45 WIT. Belum diketahui penyebab kebakaran, namun dugaan sementara sumber api berasal dari percikan api dari salah satu mesin yang kemudian merambat ke mesin lainnya.

“Kebakaran terjadi pada pukul 21.45 WIT. Awalnya saya melihat percikan api dari mesin yang paling ujung timur,” kata Riyandi Idris, salah satu petugas jaga.

Api baru bisa dipadamkan beberapa jam kemudian setelah dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, namun empat unit mesin mengalami kerusakan cukup berat dan satu rusak sedang.

Riyandi mengatakan, dari lima mesin tersebut, yang beroperasi selama ini hanya empat unit, sementara satu unit sebagai cadangan. “Mesin yang terbakar adalah mesin keempat dari lima mesin yang ada. Di antara lima unit mesin yang terbakar, empat unit mesin rusak parah dan satu mesin rusak sedang,” ujarnya. (sdl/rol)

Categories: Seputar Daerah, Teknologi

About Author

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*