Mendagri Tunjuk Wabup Haltim jadi Plt Bupati

Mendagri Tunjuk Wabup Haltim jadi Plt Bupati

TERNATE – Bupati Halmahera Timur Rudy Erawan ditahan KPK terkait dengan kasus suap proyek jalan di Kementrian PUPR. Mendagri Tjahjo Kumolo segera menunjuk Wabup Halmahera Timur Muhdin H. Ma’bub sebagai pelaksana tugas (Plt).

Tjahjo mengatakan bahwa pemerintah segera memberhentikan sementara Bupati Rudy yang saat ini dalam tahanan KPK. Penunjukan Plt di Haltim tersebut supaya tidak terjadi kekosongan pemerintahan selama Rudy menjalani proses hukum sampai berkekuatan hukum tetap.

“Segera kami tunjuk Plt-nya agar tidak ada kekosongan pemerintahan di daerah,” kata Tjahjo melalui pesan WhatsApp kepada Seputar Malut, Selasa  (13/2). Tjahjo juga mengaku kenal baik dengan Rudy selama menjabat. Apalagi mereka berdua sama-sama berasal dari PDIP.

“Saya kenal, dia teman baik saya. Bupati yang sukses selama 10 tahun. Yang tersangka suap ini orang-orang yang sukses loh,” kata dia. Ia pun menambahkan bahwa berbagai upaya untuk mengurangi terjadinya korupsi telah dilakukan, mulai dari perbaikan sistem, pengawasan serta pencegahan dari KPK, kepolisian dan kejaksaan.

“Tapi soal korupsi itu masih ada, apakah yang salah sistem saya kira tidak. Ya kita kembalikan ke individu yang ada,” kata dia. Rudy saat ini sudah ditahan oleh KPK pada Senin (12/2) malam.

Rudy ditahan untuk 20 hari ke depan mulai hari Senin kemarin di Rutan Klas 1 Jakarta Timur Cabang KPKi. Rudy diumumkan KPK sebagai tersangka pada Rabu 31 Januari 2018. Rudy diduga menerima uang suap Rp 6,3 miliar dari Amran Hi Mustary selaku Kepala BPJN IX Maluku dan Maluku Utara.

Amran telah divonis berkaitan dengan kasus tersebut. Perkara ini berawal dari operasi tangkap tangan KPK terhadap Damayanti Wisnu Putranti pada Januari 2016. KPK kemudian mengembangkan kasus tersebut dan menjerat beberapa orang lainnya.

“Rudy merupakan tersangka ke-11. Sebelumnya KPK sudah menetapkan 10 orang terkait kasus ini, di mana 6 dari 10 telah divonis di Pengadilan Tipikor,” sebut Wakil Ketua KPK Saut Situmorang saat itu. (rdx)

Categories: Berita Utama, Hukum

About Author

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*