Koplain Dukcapil Diragukan KPU Malut

Koplain Dukcapil Diragukan KPU Malut

TERNATE – KPU Maluku Utara percaya bahwa Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kota Ternate yang dicoklit petugas lapangan adalah valid. Meski sebelumnya Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Ternate memprotes hasil coklit yang telah diplenokan KPU.

Dukcapil Kota Ternate mengaku jumlah perekaman e-KTP berjumlah 124.311, tetapi KPU menetapkan DPT Kota Ternate 114.118. dengan  perbedaan data DPT ini, maka Dukcapil meragukan hasil coklit petugas lapangan. Alasannya, banyak warga Ternate yang beraktivitas diluar kota tidak dicoklit.

“Petugas selama satu bulan melakukan coklit dari rumah ke rumah sehingga semua data rill,” kata Ketua KPU Malut Syahrani Sumadayo saat membuka Bimtek terpadu KPU dan Bawaslu, Minggu (3/6).

Syahrani mengatakan, Dukcapil tidak menyandingkan data administrasi dengan data rill di lapangan karena tidak ada titik temu. Terkait dengan itu, saat ini  KPU Kota Ternate telah melakukan pengecekan data sementara terdapat 1000 lebih pemilih yang dikomplain Dukcapil tidak memenuhi syarat sebagai pemilih.

“Baru pengecekan awal saja sudah ditemukan 1000 lebih tidak memenuhi syarat pemilih,” ucapnya.

Ia mengaku, KPU saat ini hanya menerima komplain dari orang yang merasa tidak masuk dalam DPT bukan institusi atau Dukcapil. “Ada apa ini, orang yang dirugikan tidak komplain malah Dukcapil yang komplain,” tanya Syahrani.

Dengan demikian, Syahrani berjanji jika dalam pengecekan dan sandingan data ditemukan warga Kota Ternate yang belum masuk daftar pilih, akan dimasukan dalam Daftar pemilih Tambahan. (jun)

Categories: Seputar Politik

About Author

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*