Kapolda Malut Ajak Perangi Isu Hoax

Kapolda Malut Ajak Perangi Isu Hoax

TERNATE – Dalam momentum hari Pers Nasional (HPN) ke-32, Kapolda Maluku Utara Brigjen Achmad Juri mengajak seluruh lapisan masyarakat, terutama pers untuk sama-sama memerangi informasi palsu atau hoax yang berpotensi menimbulkan aksi kekerasan di masyarakat. Apalagi bertepatan dengan momentum Pilkada Gubernur Maluku Utara 2018, Pileg serta Pilpers 2019.

“Ini penting  karena dapat membuat kegaduhan dan menggangu kamtibmas,” ujar Kapolda Juri usai mengekuti kampanye anti hoax yang digelar Komunitas Jurnalis Hukum Kriminal Malut di Taman Nukila, Ternate, Mingu (11/2).

Menurutnya, kecepatan teknologi di era informasi saat ini tidak bisa dibendung. Penerima informasi yang awam bisa menjadi korban lantaran tervirus dengan isu yang tidak faktual. Karena itu moment HPN ke-32 ini merupakan langkah pekerja pers agar menenangkan masyarakat terkait pemberitaan aman, damai, nyaman, rukun dan harmoni.

Pers menjalankan amanat UUD 1945 melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah dara dan mencerdaskan kehidupan bangsa serta mengsejahterakan masyarakat umum. “Peran pers sudah sama dengan pembukaan UUD kita, dan jika semua komponen bangsa kita selalu mengingat itu maka saya yakin dan percaya hoax dan perbuatan kontraproduktuf tidak akan terjadi,” ucapnya.

Kapolda mengakui, meski banyak media sosial membuat berita bermacam-macam, namun media mainstream di Malut masih dijadikan konfirmasi kebenaran. “Kita berharap memlalui media mainstreame yang kita miliki saat ini bisa menjadi rujukan sekaligus konfirmasi berita-berita yang benar guna menepis berita hoax,” harap jenderal bintang satu ini.

Sementara Ketua KPU Malut Syahrani Somadayo mengatakan kekuatan pers bisa menolak politisasi SARA yang sengaja dimainkan pasangan calon dan orang-orang tertentu.

“Kehadiran pers bisa menetralisir semuanya. Pers memiliki kekuatan didengar langsung oleh masyarakat,” kata Syahrani. Ia menilai perkembangan media sosial sudah banyak isu-isu bertebaran dimana-mana dan isu yang sudah berkembang tersebut hanyalah pers yang bisa menetralisirnya.

“Parayaan HPN tahun 2018 ini pada prinsipnya setiap informasi masyarakat lebih percaya pers dari pada berita atau informasi yang sumbernya tidak jelas,” pungkasnya.

Diketahui HPN ke-32, secara nasional dilangsungkan di Danau Cimpago Pantai Padang pada Jumat 9 Februari 2018. Presiden Joko Widodo menghadiri langsung puncak perayaan HPN kali ini. (san)

Categories: Hukum, Seputar Politik

About Author

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*