Industri Kelapa Solusi AHM-RIVAI Atasi Anjloknya Harga Kopra

Industri Kelapa Solusi AHM-RIVAI Atasi Anjloknya Harga Kopra

HALMAHERA – Masyarakat Maluku Utara khususnya petani kelapa nampak lesuh dan tidak bergairah setelah harga kopra anjlok hingga Rp 3.200 per kilo.

Keluhan masyarakat terhadap merosotnya harga komoditi unggulan ini, ditemui disetiap titik dalam pertemuan dan silaturahmi pasangan cagub dan cawagub Ahmad Hidayat Mus-Rivai Umar (AHM-Rivai) mulai dari Pulau Morotai, Halmahera hingga Pulau Taliabu.

Anjloknya harga kopra mendapat respon positif dari pasangan nomor urut I yang diusung Partai Golkar dan PPP ini.

Sebagai pelaku usaha dan ekonom, AHM-Rivai siap menormalkan kembali harga kelapa dengan mendatangkan investor yang bergerak di bidang industri buah kelapa di Sidangoli, Halmahera Barat.

Bagi AHM-Rivai, hadirnya industri buah kelapa dapat membantu dan menjaga harga kelapa petani.

Ilustrasi petani kelapa.

Sebab adanya kerja sama dengan perusahaan daerah, petani tidak lagi memproduksi kopra melainkan hanya menjual buah kelapa ke perusahaan.

Pola pemasaran ini, bagi kandidat nomor satu dapat membantu meningkatkan kesejahteraan rakyat terutama merubah nasib petani kelapa.

“Inilah solusi saya dan Pak Rivai untuk mengatasi anjloknya harga kopra. Cuba dihitung, jika perusahaan daerah membeli buah kelapa dengan harga seribu rupiah per biji, pasti masyarakat meraih keuntungan besar,” pungkas AHM. (rdx)

About Author

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*