Anggota DPD Asal Papua Perjuangkan Otsus Malut

Anggota DPD Asal Papua Perjuangkan Otsus Malut

TIDORE – Anggota DPD RI Dapil Papua, Haidir Djafar menyatakan siap memperjuangkan otonomi khusus (otsus) Maluku Utara. Haidir menyampaikan ini saat menghadiri reuni akbar SMEP, SMEA dan SMKN 1 Tidore pada Sabtu (14/4).

Menurut Haidir, perjuangan otsus memiliki riwayat yang panjang dan tidak pernah terjadi di daerah lain. Karena itu pemerintah Indonesia harus memberikan perhatian penuh terhadap kesultanan di negeri yang dikenal dengan Moloku Kieraha ini.

“Saya kira Indonesia harus berterima kasih kepada Kesultanan Tidore, karena Papua punya kaitan kesejarahan dengan Kesultanan Tidore, baik dari aspek kekuasaan maupun pembangunan peradaban. Sekarang Papua sudah mendapat otsus, tentu perlakuan yang sama harus diberikan kepada kesultanan Tidore maupun Maluku Utara,” pintanya.

Dikatakan, DPD RI punya kewenangan cukup besar terhadap semua kebijakan nasional yang berkaitan dengan daerah.

“Selaku anggota DPD, saya hanya memberikan pertimbangan, kebijakan nasional terkait dengan daerah adalah domainnya DPD. Saya sendiri belum mendapat dokumen otsus itu seperti apa,” kata Haidir.

Haidir mengatakan, selaku anggota DPD RI, ia termasuk salah satu anggota yang ikut terlibat dalam pembentukan otsus Papua. Mulai studi kritis sampai membangun konsep serta disosialisasikan oleh tim ahli dari pemerintahpusat.

“Bagi saya otsus Maloku Kie Raha yang pernah disuarakan Jou Sultan Tidore sangat layak. Peluang otsus kami tidak bisa berandai-andai, tentunya ada kajian-kajian akademik yang argumentative dan Indonesia harus menjadi estafet ke depan,” katanya.

Haidir menyatakan siap berada di garda terdepan memperjuangkan otonomi khusus Moloku Kieraha, karena telah memiliki pengalaman terlibat dalam pembentukan otsus Papua. “Saya siap mendukung otsus Moloku Kieraha,” tandasnya. (bul)

Categories: Berita Pilihan

About Author

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*