Akhirnya Warga Batang Dua Nikmati Listrik

Akhirnya Warga Batang Dua Nikmati Listrik

TERNATE–Warga Kecamatan Batang Dua, Kota Ternate akhirnya menikamti listrik, setelah Walikota Ternate Burhan Abdurahman meresmikan mesin Pembangkit Listrik Tenaga Disel (PLTD) di Kelurahan Mayau pada Sabtu (14/10).

Peresmian disaksikan General Manager PLN Persero Wilayah Maluku dan Maluku Utara Djoko Dwijatno, Ketua DPRD Ternate Marlisa Marsaoly, Kepolres Ternate AKBP Kamal Bahtiar, Danlanal Ternate Kolonel Laut (P) Rizaldi, Ketua Pengadilan Negeri Ternate Hendri Tobing, dan Kepala Bank Indonesia Perwalikilan Maluku Utara Dwi Tugas Waluyanto.

Walikota Ternate Burhan Abdurahman dalam sambutannya mengatakan, suksesnya peresmian PLTD di Kecamatan Batang Dua atas kerjasama yang baik antara Pemkot dan PT PLN Persero Maluku dan Maluku Utara. Bakal calon gubernur Maluku Utara terkuat ini menyampaikan terima kasih kepada PLN yang telah menyelesaikan proyek PLTD dengan baik dan selanjutnya akan mengelola mesin dan jaringan distribusi di Kecamatan Batang Dua.

“Saya mengingatkan, bahwa listrik selain merupakan sumber penerangan, juga sebagai penggerak ekonomi disuatu wilayah,  dengan adanya listrik  diharapkan Kecamatan Pulau Batang Dua  terus berkembang,” pintanya.

Dihadapan masyarakat pulau terluar itu, walikota menjanjikan tahun depan pemkot akan membangun cold storage, tempat menampung potensi laut Pulau Batang Dua sebagai daerah penghasil ikan karena sudah berlistrik.

“Saya minta masyarakat jaga instalasi kelistrikan yang ada ini, karena aset ini milik kita bersama yang digunakan untuk kepentingan bersama, sehingga masyarakat harus memiliki kepedulian ikut menjaganya,” pintahnya.

Jarak Pulau Batang Dua dari Ternate sekitar 121 km atau sekitar 8 jam perjalanan menggunakan kapal ferry reguler. Pulau yang berbatasan langsung dengan Sulawesi Utara ini merupakan wujud sinergi program antara PLN dengan pemkot Ternate.

Sebab kerjasama ini, pihak pemkot Ternate menyediakan lahan seluas 100 x 100 m2, membangun gedung sentral PLTD berikut mengadakan mesin PLTD 3 unit dengan kapasitas 100 kW guna menopang sistem kelistrikan di Pulau Mayau.

“Sekali lagi saya minta masyarakat Batang Dua untuk menjaga kebersamaan dan merawat aset ini agar bisa terjaga dengan baik,” harapnya.

Sementara General Manager PLN Maluku dan Maluku Utara Djoko Dwijatno menyampaikan terima kasih atas dukungan pemkot kepada PLN guna bersama-sama menghadirkan listrik kepada masyarakat, khususnya warga Pulau Mayau.

“Ini menjadi kado PLN kepada warga Mayau, Kecamatan Pulau Batang dua yang pada akhirnya menikmati listrik menjelang Hari Listrik Nasional 2017. Ini juga menjadi salah satu kerja nyata PLN untuk terus mewujudkan Maluku-Maluku Utara Terang 2020,” ujar Djoko.

Dalam kesempatan ini, Djoko meminta kerjasama masyarakat terutama pemangkasan pohon yang dalam pengalaman PLN sering menjadi penyebab gangguan pengoperasian jaringan listrik.

“Pengoperasian sistem kelistrikan di Mayau sementara masih menggunakan pola operasi 12 jam dan ke depan bertambah sesuai dengan kebutuhan Masyarakat,” janjinya.

Djoko menambahkan, PLN  telah berhasil merampungkan jaringan listrik di Mayau yang terdiri dari jaringan saluran udara tegangan menengah atau SUTM sepanjang 9,73 km serta saluran udara tegangan rendah atau SUTR sepanjang 5,17 dan 4 (empat) buah gardu masing-masing 4 kelurahan.

Pekerjaan jaringan ini mulai dilaksanakan sejak tahun 2016 lalu dan saat ini siap untuk menyalurkan aliran listrik dari PLTD Batang Dua kepada sekitar 500  pelanggan di pulau ini. (aky/adv)

Categories: Advetorial, Teknologi

About Author

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*