AGK-YA Blum Pasti Ajukan Gugatan ke MK

AGK-YA Blum Pasti Ajukan Gugatan ke MK

TERNATE – Pasangan cagub dan cawagub yang kalah, Abdul Gani Kasuba-Al Yasin Ali kabarnya hingga kini belum mengajukan gugatan hasil Pilgub Maluku Utara 2018 ke Mahkamah Konstitusi, meski pasangan ini memiliki peluang menggugat. Padahal interval waktu mengajukan gugatan ke MK hanya tiga hari setelah pleno KPU Provinsi.

Gugatan ke MK terhitung sejak Senin hingga Rabu 11 Juli 2018. Otomatis waktu tinggal hari ini. Bahkan tim AGK-YA belum memberikan keterangan apakah hasil pilgub digugat atau tidak. “Sejauh ini belum ada kabar dari tim hukum  di Jakarta. Entah sudah dimasukan atau belum. Kita masih menunggu informasi,” kata Safruddin Umahuk, juru bicara AGK-YA kepada wartawan, Selasa (10/7).

Sementara itu, Jubir pasangan AHM-Rivai, Sawaludin Damopolii mengatakan materi gugatan yang diajukan tim pasangan nomor urut tiga sangat lemah dan tidak substansi. Bahkan hanya bersifat asumsi perkara. “Karena itu kami  optimis kalau ada gugatan palson yang diusung PDPI dan PKPI tersebut maka dipastikan ditolak MK,” ujarnya.

Meski demikian, tim pasangan nomor urut 1 yang didukung Golkar dan PPP ini tetap menghargai upaya hukum yang dilakukan kandidat petahana yang dibentengi PDIP itu.

Menurutnya sejumlah pelanggaran yang dihimpun dan dijadikan pokok perkara tim AGK-YA, hanya opini yang dibuat-buat agar Pilgub Malut yang sudah berlangsung aman, damai dan demokratis terkesan sarat dengan kecurangan.

Menurutnya seluruh komponen dan kepolisian di Maluku Utara sudah memberi apresiasi kepada penyelenggara yang sukses menggelar pesta demokrasi lima tahunan ini secara aman, damai dan demokratis.

Dalam releasenya, Syawal menuding, sebenarnya bukan tim AHM-Rivai yang berlaku curang dalam Pilgub Malut, tapi tim AGK-YA di lapangan melakukan sejumlah pelanggaran.

Diantaranya, intimidasi Bupati Halsel Bahrain Kasuba terhadap struktur birokrat, intimidasi dan kontrak politik Wakil Wali Kota Tidore Muhammad Senen dengan melibatkan ASN, distribusi sembako menjelang masa tenang, dan penggunaan fasilitas negara saat kampanye di Halsel.

“Selain itu, tim AHM-RIVAI menghimbau kepada pendukung, simpatisan dan relawan untuk konsisten dengan tag line politik tanpa gaduh. (jun)

Categories: Seputar Politik

About Author

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*